0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Merger BPR dapat Menjadi Solusi Memperkuat Modal

Kepala OJK Solo, Laksono Dwionggo (timlo.net/tarmuji)

Solo – Wacana perampingan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang akan dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat menjadi solusi untuk memperkuat modal inti. Pasalnya, kondisi BPR di Soloraya berbeda-beda dan hingga saat ini masih cukup banyak yang memiliki modal inti di bawah ketentuan.

“Modal inti sangat penting untuk memperkuat BPR dalam menanggung resiko. Sehingga bagi para BPR yang modalnya minim mestinya dapat bergabung,” ujar Kepala OJK Solo, Laksono Dwionggo kepada wartawan, Kamis (13/7).

Dengan dapat melakukan merger antar BPR, menurut Laksono tidak hanya dapat menjadi solusi terkait modal. Tapi  juga dapat memiliki banyak keuntungan lainnya, misal mengurangi biaya operasional, karena jumlah direksi yang berkurang.

“Terkait dengan ketentuan OJK mengenai penyertaan modal inti minimal Rp 3 Miliar, memang belum semua BPR mampu. Kendati demikian kita akan mendorong agar mereka dapat memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pemegang Saham Komisaris (Pesakom) BPR Soloraya,  Wymbo Widjaksono menyampaikan, menyambut positif wacana tersebut. Mengingat modal inti bagi operasional dan keberlangsungan BPR sangat penting.

“Pada dasarnya kita mendukung wacana itu. Namun demikian, merger antar BPR itu tidak semudah yang diperkirakan. Karena kondisi BPR itu masing-masing berbeda,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge