0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usai Makan di Teras, Mbah Kastiyani Jatuh ke Sumur

Tim SAR dibantu warga dan polisi evakausi korban tercebur sumur. (foto: Tarmuji)

Wonogiri – Kastiyani (75), seorang Warakawuri TNI AU, menemui ajal setelah tercebur ke dalam sumur milik kerabatnya di Dusun Ngebrak Kidul RT1/RW2 Kecamatan Giriwoyo. Proses evakuasi terkendala dengan kondisi bibir sumur yang sempit dan dasar sumur yang cukup dalam.

“Evakuasi korban memakan waktu hampir dua jam. Kondisi setelah diangkat dari dasar sumur oleh tim SAR dan dibantu warga setempat korban sudah meninggal dunia,” ungkap Komandan SAR Wonogiri, Warseno, Kamis (13/7).

Informasi dari kepolisian menyebutkan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Diketahui, korban beralamat di Jalan Salak, Pesanggrahan, Bintaro, Jakarta Selatan. Perempuan ini baru beberapa hari tinggal di rumah kerabatnya, Sukiman Martorejo (65). Menurut pengakuan saksi, selama tinggal di Jakarta perempuan tersebut hidup sebatang kara.

Sementara itu, Kapolsek Giriwoyo, AKP Mulyanto, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Muhammad Tora mengungkapkan, sebelum kejadian, korban dan pemilik rumah sempat makan siang bersama di teras depan rumah. Selanjutnya, korban hendak ke belakang mengembalikan piring yang dipergunakan ke rumah dapur.

foto: Tarmuji

Selang beberapa saat, pemilik rumah mendengar suara benda jatuh yang bersumber dari samping rumah. Lantaran curiga ia bergegas menuju asal suara.

“Ketika sampai di sumur tua itu, nampak penutup bibir sumur rusak dan jebol. Kemudian pemilik melihat korban sudah berada di dasar sumur, spontan ia berteriak minta tolong kepada warga sekitar,” ungkapnya.

Ditambahkan, sumur tua itu memiliki kedalaman 12 meter dan diameter 80 sentimeter dengan dasar sumur dalam kondisi kering. Karena sempitnya lubang sumur dan dikhawatirkan ada gas beracun pihaknya kemudian mendatangkan tim SAR Wonogiri.

“Sumur itu sendiri sudah lama tidak digunakan,dengan kedalaman sekitar 12 meter tanpa air.Selama ini hanya ditutup dengan papan kayu dan dilapisi seng,” kata AKP Mulyanto.

“Setelah korban berhasil diangkat dalam kondisi sudah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan medis diketahui bahwa korban mengalami luka pada kepala sobek mengeluarkan darah, mulut mengeluarkan darah, jari-jari tangan kanan lecet dan beberapa luka pada tubuh korban tersebut akibat benturan saat jatuh ke sumur. Kejadian tersebut murni kecelakaan,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge