0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Beberapa Tips Untuk Mencegah Anak Ngompol

Ilustrasi. (Dok: Timlo.net/ Clevelandclinic.org)

Timlo.net—Anda frustasi, dan lelah. Anak Anda sudah mulai sekolah dan dia masih ngompol di malam hari. Anda sudah mencoba membatasi jumlah air yang dia minum setelah makan malam. Anda sudah membangunkan anak di tengah malam untuk pipis. Tapi cara-cara ini masih tidak berhasil.

Anda tidak sendirian. Para orang tua seringkali kuatir karena anak mereka masih ngompol. Apalagi kalau mereka masih ngompol saat berusia 5 tahun atau lebih tua. Dokter anak Halima Janjua, MD dan ahli urologi anak Audrey Rhee, MD membahas masalah ini kepada ClevelandClinic.org.

Dr. Halima berkata jika ngompol bukanlah masalah sampai anak berusia 5 tahun. Saat anak Anda berusia lebih tua dari 5 tahun dan masih ngompol, maka Anda sebaiknya memeriksakan sang anak kepada dokter. Masalahnya biasanya terletak pada kandung kemih yang masih belum berkembang sempurna.

“Saat saya bertemu seorang anak yang masih ngompol, biasanya dia adalah anak laki-laki. Dia biasanya juga tidak mengalami masalah medis lainnya,” kata Dr. Halima.

Dia berkata jjika orang tua biasanya kesal karena itu adalah masalah yang terus berlangsung. Padahal mereka butuh tidur. Dia berkata ada kemungkinan dalam keluarga ada sejarah ngompol yang berkepanjangan juga. Dia menyarankan beberapa hal ini:

-Ubah waktu minum

Tambah jumlah air yang diminum anak pada awal hari dan kurangi saat menjelang malam.

-Jadwalkan waktu pipis

Biasakan anak Anda untuk pipis teratur (setiap dua hingga tiga jam) dan tepat sebelum tidur.

-Semangati anak

Pastikan anak merasa senang dengan perkembangan mereka dengan memberikan hadiah setiap kali mereka berhasil tidak ngompol.

-Hindari minuman tertentu

Pada malam hari, mulailah kurangi kafein (misalnya susu coklat dan minuman coklat lainnya), jus jeruk, perasa buatan dan pemanis buatan. Minuman ini mempengaruhi kandung kemih dan membuat anak lebih sering pipis.

-Jangan sampai anak kehausan

Jika anak sudah mulai sekolah dan diizinkan, berikan botol minuman untuknya. Jadi dia bisa minum secara teratur. Hindarilah haus berlebih pada anak setelah sekolah.

-Pertimbangkan masalah sembelit

Karena anus berada tepat di belakang kandung kemih, sembelit bagi anak kecil terasa seolah mereka ingin pipis, terutama di malam hari. Hal ini mempengaruhi sepertiga anak yang ngompol. Apalagi anak masih terlalu muda untuk memahami perbedaan antara sembelit dan ingin pipis.

-Jangan bangunkan anak untuk pipis

Membangunkan anak di malam hari dan memintanya untuk pipis bukanlah cara yang tepat. Cara ini justru membuat anak sulit tidur dan frustasi.

-Jangan pakai hukuman

Marah pada anak karena ngompol tidak akan menyelesaikan masalah. Menolong anak untuk berhenti ngompol tidak perlu melibatkan hukuman dan pertengkaran.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge