0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Miryam Mengeluh Kena Gangguan Pencernaan

Sidang korupsi e-KTP (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Terdakwa pemberi keterangan palsu sidang kasus e-KTP, Miryam S Haryani, mengajukan izin berobat. Mantan politisi Hanura ini mengaku mengalami gangguan pencernaan.

“Yang mulia kalau diperbolehkan klien kami mengajukan permohonan untuk berobat di RSPAD,” kata kuasa hukum Miryam, Aga di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/7).

Namun permintaan tersebut tidak serta merta disetujui oleh majelis hakim. Ketua majelis hakim, Franky Tambuwun mengatakan permohonan akan dipertimbangkan terlebih dahulu.

“Di KPK juga ada dokternya kan?” Tanya Franky.

Aga membenarkan ada tim medis di rutan KPK, namun dia menjelaskan pencernaan Miryam butuh penanganan lebih lanjut. Usai persidangan, Miryam mengaku ada gangguan terhadap pencernaannya sudah 10 hari.

Dia menjelaskan dari masalah tersebut mengakibatkan matanya sering berkunang-kunang. Namun dia menampik masalah pencernaannya karena stres menghadapi sidang perdana hari ini dengan agenda mendengarkan surat dakwaan dari tim jaksa penuntut umum KPK.

“Enggak dong, masalah harus dihadapi. Ini karena pencernaan saya enggak bagus,” ujar Miryam.

Diketahui, anggota komisi II DPR itu didakwa jaksa penuntut umum KPK melakukan tindak pidana memberikan keterangan palsu pada persidangan korupsi proyek e-KTP dengan dua terdakwa Irman dan Sugiharto.

Usai mendengar dakwaan, politisi Hanura tersebut langsung mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum KPK. Sidang pun ditunda sampai 18 Juli dengan agenda penyampaian nota eksepsi dari pihak Miryam.

Ia pun didakwa dengan Pasal 22 Jo Pasal 35 ayat 1 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 senagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP. Miryam terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge