0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penyelundupan 1 Ton Sabu Digagalkan, Satu Tersangka Ditembak Mati

Penyelundupan sabu satu ton di Anyer digagalkan (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar peringatan Hari AntiNarkotika Internasional (HANI) di Plaza Tugu Api Pancasila, Taman Mini Indonesia Indonesia, Kamis (13/7). Pantauan merdeka.com, gelaran ini dihadiri langsung Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Ketua DPD RI Oesman Sapta, beserta Duta Besar Sahabat untuk Indonesia.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komjen Budi Waseso mengatakan, Indonesia mendapat hadiah terindah dalam peringatan HANI tahun ini yakni berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat satu ton.

“Indonesia dapat hadiah, direktorat 4 dari kepolisian dan jajarannya beserta gabungan dari TNI, Bea Cukai, BNN, kita berhasil menangkap jaringan narkotika internasional jenis sabu seberat satu ton,” kata Budi Waseso di TMII, Jakarta Timur, Kamis (13/7).

Dia menyadari, masih banyak pengedar narkoba yang lolos dan harus terus diburu. Budi Waseso mengingatkan, penyalahgunaan narkotika merupakan kejahatan luar biasa yang mengancam dunia. Narkoba bisa digunakan sebagai senjata dalam proxy war. Kejahatan ini harus diberantas dan ditangani komprehensif dan menyeluruh.

“Indonesia sasaran peredaran narkotika di Asia Tenggara yang dikendalikan jaringan nasional dan internasional. Kita telah mengambil langkah tegas,” katanya.

Sebelumnya Tim Gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok menggagalkan penyelundupan satu ton sabu di Anyer, Banten. Sabu ini diselundupkan oleh empat warga negara asing berpaspor Taiwan.

Tim Gabungan Satgas Merah Putih mendapatkan informasi dari Kepolisian Taiwan bahwa akan ada pengiriman narkoba jenis sabu-sabu. Paket itu dikirim dari China ke Indonesia. “Kemudian Tim melakukan penyelidikan selama dua bulan hingga melakukan penangkapan,” kata Wakasat Narkoba Polresta Depok, AKP Rosana Labobar, Kamis (13/7).

Sabu itu diamankan di dermaga eks Hotel Mandalika, Jalan Anyer Raya, Serang, Banten, semalam. Paket sabu itu dikemas dalam 27 kotak di dalam mobil Inova gold dan 24 kotak di Inova hitam. “Total ada 51 kotak. Estimasi tiap bruto masing-masing 20 kilogram. Total 1 ton,” ucapnya.

Tiga orang tersangka sudah diamankan. Satu diantaranya ditembak mati karena melawan petugas saat ditangkap. Tersangka yang tewas adalah LMH berperan sebagai bos atau pengendali. Dua lainnya adalah CWV dan LGY. “Satu tersangka HYL masih dalam pengejaran,” ucapnya. [noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge