0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Latihan Beladiri untuk Hadapi Teroris

Anggota Polres Karanganyar latihan beladiri (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Anggota Polres Karanganyar dibekali beladiri praktis guna mengantisipasi serangan pelaku teror. Jangan sampai serangan-serangan itu tak bisa diatasi.

“Kami perlu meningkatkan kemampuan untuk menjaga diri. Apalagi, ada peristiwa penyerangan terhadap anggota kepolisian beberapa waktu terakhir,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan di Mapolres Karanganyar, Rabu (12/7).

Ilmu beladiri praktis mutlak dikuasai selain keahlian menggunakan senjata api.

Bukan tidak mungkin aparat kepolisian di Karanganyar disasar teroris. Pada Mei lalu, Densus 88 Antiteror menggeledah rumah terduga pelaku teror di Tawangmangu. Larihan beladiri itu dilaksanakan secara rutin tiap hari. Seluruh anggota yang ada di Polres dan polsek diwajibkan untuk mengikuti pelatihan.

“Karena pada prinsipnya, Polri lebih mengedepankan menggunakan beladiri. Kalau sudah tidak mampu, baru menggunakan senjata,” tegasnya.

Lebih jauh diungkapkan, polres meningkatkan pemeriksaan terhadap setiap tamu yang berkunjung. Setiap barang bawaan diperiksa sebelum masuk ke dalam area markas polisi. Polres Karanganyar juga menyiagakan Unit Anjing Pelacak di depan pintu masuk markas. Sedangkan di jajaran Polsek diinstruksikan untuk menutup gerbang jika sudah pukul 21.00 WIB. Tamu yang mau berkunjung tetap diperkenankan namun harus diperiksa terlebih dahulu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge