0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tangan Terborgol Sambil Gendong Anak, Sri Kabur ke Kantor Polisi

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Gatut dan Supini, pelaku tindak kekerasan terhadap Sri Lestari sempat menyeret korban ke rumah keluarganya dalam kondisi tangan terborgol. Korban dapat melepaskan diri saat kedua pelaku lengah.

“Pelaku S (Supini) membawa korban ke tempat kerjanya di sebuah restoran. Perundingan kembali berlangsung setelah cara sebelumnya gagal. Korban SL (Sri Lestari) sempat dibawa menemui keluarganya, tapi mereka tidak peduli meski ia dalam keadaan diborgol ke sana. Nah, di restoran itu, korban kabur. Ia lari ke kantor polisi sambil membawa anaknya yang masih balita,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (12/7).

“Korban itu keadaan tangannya terborgol. Minta petugas melepaskannya, sekalian melapor,” katanya.

Dalam proses penyidikan kasusnya, polisi mengantongi visum et repertum (VER) luka korban. Ia digampar Gatut di bagian kepala. Dua pelaku dijerat pasal 170 ayat (2) ke 1e atau 351 ayat 1 atau 335 ayat (1) ke 1e KUHP tentang Kekerasan dan dijerat pasal perlindungan anak terkait trauma anak korban.

Adapun barang bukti berupa sebuah borgol berikut kuncinya, 1 unit sepeda motor milik Gatut, Yamaha Mio Soul AD 3368 AEF dan hasil visum luka korban. Sebagaimana diberitakan, kasus itu dipicu persoalan utang piutang korban dengan pelaku.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge