0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pansus Hak Angket KPK Temui Petinggi Polri

Panitia Khusus (Pansus) hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemui petinggi Polri, Rabu (12/7). (merdeka.com)

Timlo.net – Panitia Khusus (Pansus) hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemui petinggi Polri, Rabu (12/7). Kedatangan anggota pansus angket KPK ini untuk melakukan silaturahmi dengan Kapolri Tito Karnavian beserta jajaran.

Sejumlah petinggi Polri hadir, diantaranya Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, Kabarhakam Mabes Polri Komjen Pol Putut Bayu Seno, Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Dwi Pryatno dan pejabat utama Polri lainnya.

“Agendanya yang pertama silaturahmi, kan masih bulan Syawal Halal Bihalal sama seperti kemarin ada kunjungan dari Komisioner KPK ya kita terima dan mengakrabkan meningkatkan hubungan yang sudah terjalin,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/7).

Ketua pansus hak angket Agun Gunandjar saat itu datang bersama anggota lainnya dengan menggunakan bus DPR RI berwarna putih merah muda. Beberapa anggota legislatif yang hadir adalah Fahri Hamzah, Mukhamad Misbakhun, Dossy Iskandar, Eddy Wijaya Kusuma, Syahroni, Jhon Kennedy Aziz, Masinton Pasaribu, Hendriyoso Diningrat, Taufiqulhadi, Bambang Soesatyo dan Herman Heri.

Selain itu, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin menuturkan bahwa kunjungan pansus hak angket kali juga untuk menjalin komunikasi yang baik. Harapannya tidak terjadinya kegaduhan politik.

“Supaya tidak terjadi kegaduhan politik panitia angket dan lembaga itu (KPK) adalah lembaga politik. Disatu sisi KPK itu adalah lembaga independen di bidang penegakan hukum, di bidang korupsi jadi ada dua sisi dua kutub,” ujar Syafruddin.

“Yang perlu dikomunikasikan dengan baik supaya tidak terjadi kegaduhan politik, dan Polri siap dengan itu,” sambung Syafruddin.

Namun, Ketua Pansus Hak Angket, Agun Gunandjar mengatakan selain melakukan silaturahmi, dirinya juga akan melakukan dialog terkait dengan hak penyelidikan angket sebagaimana diatur dalam UUD dan UU MD3.

“Di luar itu kami juga akan meminta peran Polri atas pelaksanaan tugas-tugas pansus angket. Agar segalanya baik pansus maupun Polri tetap bekerja sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing, sehingga ada sinergitas yang optimal dalam koridor hukum untuk pelaksanaan tugas pansus angket,” kata Agun.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge