0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mau Kabur, Dua Begal Motor Terpaksa Didor

Dua begal motor saat diintrogasi Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Dua begal motor terpaksa dilumpuhkan dengn tembakan di kaki karena berusaha kabur saat hendak ditangkap. Keduanya ternyata sudah 15 kali melakukan aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Boyolali.

Kedua tersangka begal motor yakni Agus Dwiyanto alias Ngalup (35) dan Gendro Widodo alias Babi (32) warga Gemolong, Sragen, harus meringis menahan sakit di kaki yang ditembak petugas Polres Boyolali. Keduanya ditangkap di wilayah Gemolong- Purwodadi.

“Dalam kurun waktu November 2016 hingga Juni 2017 sudah 15 kali melakukan aksi kejahatan,” kata Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie, Rabu (12/7).

Dalam melakukan aksi kejahatan, pelaku menyasar pedagang dan motor yang terparkir di halaman masjid. Mereka menggunakan kunci leter T dan semprotan yang berisi air cabe. Selain melakukan tindak kejahatan Curas, pelaku juga melakukan pencurian dengan pemberatan di wilayah Nogosari, Andong, Klego dan Ngemplak.

“Mereka ini residivis untuk kasus yang sama di wilayah Sragen,” ujar Kapolres AKBP Aries Andie.

Sementara itu, tersangka Agus, mengakui hasil kejahatan di jual ke wilayah Pati dengan harga bervariasi. Seperti misalnya matic vario dijual dengan harga Rp 3 juta. Setidaknya sudah ada 10 motor hasil kejahatan selama ini. Dalam beraksi, Agus mengaku selalu berpartner dengan tersangka Gendro.

“Uangnya untuk foya-foya,” ujar Agus.

Keduanya dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge