0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Penjualan Ilegal Migor, Polisi Sasar Korporasi

Polisi mengamankan barang bukti kasus pidana bidang pangan (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Satgas Mafia Pangan Polres Karanganyar meminta pertanggungjawaban PT KMS dalam kasus dugaan penjualan ilegal minyak goreng (Migor) kemasan. Dalam hal ini, korporasinya bakal diperkarakan.

“Perusahaan itu membeli bahan baku dari PT KIAS Surabaya lalu mengemas dan melabelinya sendiri tanpa izin dagang dari instansi terkait,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan dalam gelar barang bukti kasus tersebut, Selasa (11/7).

Ia menyebut, pemilik perusahaan bakal terseret perkara itu. Diketahui, Dirut PT KMS itu warga Jebrea, Solo berinisial HTC alias CKS (60).

“Direkturnya bisa kena (tersangka). Ini pembelajaran berharga untuk sebuah korporasi. Saat ini, pabrik pengemasannya dipasang police line dan akitivitasnya dibekukan,” katanya.

Praktik itu melanggar pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) UURI no 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan/pasal 106 jo pasal 24 ayat (1) UURI no 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan/ pasal 142 jo pasal 91 ayat (1) UURI no 18 tahun 2012 tentang Pangan. Ancamannya kurungan penjara 5 tahun.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge