0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Duhh! Ibu RT Diborgol dan Digampar Penagih Utang

Gelar barang bukti kasus kekerasan di Mapolres Karanganyar (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Seorang ibu rumah tangga asal Titang Rt 02/Rw VII Tegalgede, Karanganyar Kota, Sri Lestari (34) dan putrinya yang masih Balita menjadi korban kekejaman penagih utang. Tangan Sri diborgol kemudian digampar pelaku di hadapan putrinya itu.

“Kejadiannya 3 Juli 2017. Pelaku Supini mengajak ketemuan korban di selatan Pasar Tegalgede untuk memperjelas masalah utang piutang. Pelaku beralasan agar korban tidak menghindar, tiba-tiba memborgol tangannya,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan dalam gelar barang bukti kasus tersebut di Mapolres, Selasa (11/7).

Kejadian itu dipicu utang piutang antara korban dengan pelaku asal Kepuh Rt 02/Rw VIII Desa Sringin, Jumapolo, Supini (44). Sri berulangkali ditagih namun selalu mengelak. Total utangnya Rp 7 juta lebih.

Mendapat kesempatan bertemu korban, pelaku memiliki rencana agar Sri tidak kabur lagi. Sebab, Supini berulangkali gagal bertemu maupun menelepon korban. Berbagai alasan diutarakan seperti sedang terhimpit persoalan keluarga hingga janji-janji tanpa bukti.

Sebelum bertemu di lokasi kejadian, Supini mengambil borgol pemilik indekos tempatnya tinggal. Ia juga meminta bantuan seorang penagih utang asal Ngrawoh Rt 03/Rw XV Tegalgede, Gatut (40) untuk memaksa korban membayarnya.

“Pelaku Gatut melakukan kekerasan. Memukul kepala korban dengan kepalan tangannya,” kata Kapolres.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge