0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mau Pasang Lampu, Amin Kestrum dan Tewas

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Nasib nahas dialami Amin Mantad (33) warga Desa Cemanggah Lor RT 03 RW 04 Branjang, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang. Tubuhnya ditemukan terbujur kaku di kebun milik Paini (72) di Kampung Perbalan RT 01 RW 08, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (10/7) sekira pukul 11.45 WIB.

Saat ditemukan, kondisinya dalam posisi terlentang dengan tangan memegang kabel yang diduga mengandung tegangan tinggi listrik. Amin ditemukan tewas pertama kali oleh saksi mata Ngatimah (60) warga sekitar yang saat itu berada di sekitar kebun untuk memotong bambu.

Sebelum ditemukan tewas korban sempat berpapasan dengan Ngatimah. Bahkan, sempat meminta air minum kepadanya. Setelah memberikan minum, Ngatimah langsung meninggalkan pria tersebut dan menuju ke pohon yang tidak jauh dari lokasi kejadian tempat korban Amin tewas.

Namun, Ngatimah mengaku kaget bukan kepalang saat dirinya melihat ke arah tempat saat dia memberi minum Amin. Sebab, tubuh pria tersebut dilihatnya sudah jatuh dalam posisi terlentang di kebun tersebut.

Ngatimah pun berupaya mendekat untuk mengetahui kondisi Amin lebih lanjut. Saat mendekat Amin sudah tidak bergerak dan bernafas.

“Saya lihat tangannya memegang kabel listrik,” tandasnya.

Panik dengan kondisi itu, Ngatimah lalu melaporkan kejadian ke Bero Ichamani (61), Sujadi (60) dan Riyadi (45), tiga warga yang saat kejadian ada di sekitar lokasi. Oleh warga, kejadian dilaporkan dan diteruskan ke Mapolsek Genuk Semarang dan ke Unit Inafis Polrestabes Semarang.

Begitu tiba di lokasi, petugas langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (OTKP) dan mengevakuasi korban untuk dilarikan ke RSUP dr Kariadi di Jalan Dr Sutomo, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kapolsek Gunungpati Kompol Bagio Prayitno saat dikonfirmasi mengungkapkan dari hasil pemeriksaan Amin diduga tewas setelah tersengat aliran listrik atau kesetrum.

“Tidak ditemukan luka bekas pukulan atau tusukan benda tajam di sekujur tubuh atau anggota badanya. Korban tewas karena kesetrum listrik,” jelasnya.

Jenazah Amin sendiri usai diautopsi guna penyelidikan dan penyidikan sudah dibawa pulang ke rumah duka. Kemudian siang tadi langsung dimakamkan di Tempat Pemakanan Umum (TPU) desa setempat.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge