0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Program Stop BABS Dikebut

Banyak warga yang masih baung air besar sembarangan (dok.timlo.net/nanin)

Karanganyar — Pemkab Karanganyar melakukan akselerasi pencapaian program stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dengan membagi wilayah sasaran penanganan sesuai kriteria. Terdapat tiga kriteria ringan, sedang dan berat.

“Seluruh warga di tiga kelompok itu didampingi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), kecamatan dan puskesmas. Setelah itu, tim melakukan verifikasi data mendorong perbaikan perilaku. Kondisi ideal jamban menjadi parameternya,” kata Sekretaris DKK Karanganyar, Fatkhul Munir kepada wartawan, Selasa (11/7).

Sasaran pendampingan menjadi tiga klasifikasi untuk memudahkan penanganan. Ia menyebut, klasifikasi berat berada di wilayah Karanganyar Kota, Karangpandan dan Tawangmangu. Warga di kawasan ini belum sepenuhnya memahami sanitasi sehat. Mereka membuang kotoran ke saluran limbah yang bermuara ke sungai. Idealnya, limbah tersebut mengalir ke septic tank.

Sedangkan kategori sedang wilayah Ngargoyoso, Matesih, Jatiyoso dan Kebakkramat sedangkan kategori ringan di Jenawi, Kerjo, Colomadu dan Gondangrejo.

“Per 31 Mei 2017 masih terdapat 5.592 keluarga BAB sembarangan. Padahal di Karanganyar, nol BABS ditarget tercapai November mendatang,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge