0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Empat Tuntutan Para Sopir Taksi Solo

Suasana pertemuan perwakilan sopir taksi dengan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Ketua DPRD Teguh Prakosa, Kapolresta Surakarta AKBP Hari Ribut Wibowo, dan Kepala Bidang Angkutan Umum Muhammad Taufiq di ruang rapat Walikota, Selasa (11/7) (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Lima perusahaan taksi yang beroperasi di Solo dan satu perusahaan taksi asal Sukoharjo menggelar demonstrasi di Balaikota Solo, Selasa (11/7). Sejumlah perwakilan demonstran diterima Walikota Solo, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kapolresta Surakarta, serta Dinas Perhubungan Solo.  Pertemuan digelar di ruang rapat Walikota.

“Tuntutan kami tetap sama, dengan yang dulu. Yaitu agar taksi online yang tidak bekerja sama dengan operator taksi yang sudah ada dilarang,” kata Ketua Tim Negosiator Demonstran, Tri Teguh SL.

Ia mengaku selama ini Pemkot Solo tegas menolak taksi daring yang tidak bekerja sama dengan perusahaan transportasi yang sudah ada seperti UberX. Namun kenyataan di lapangan, moda transportasi yang dinyatakan ilegal itu masih saja beroperasi meski telah dirazia beberapa kali.

“Kami minta Pak Wali menandatangani pernyataan sikap,” kata dia.

Berikut poin-poin tuntutan yang disampaikan operator taksi:

  1. Menetapkan wilayah Kota Surakarta kuota nol untuk taksi angkutan sewa khusus
  2. Menutup apliksi reservasi taksi (UberX dan GoCar) di Surakarta karena kegiatannya ilegal.
  3. Menindak secara tegas pengemudi UberX dan GoCar karena melakukan kegiatan ilegal.
  4. Apabila ada penambahan kuota taksi, agar diserahkan kepada perusahaan taksi yang sudah ada.

Dalam pertemuan tersebut, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyatakan siap memenuhi tuntutan demonstran. Ia bahkan akan menyampaikan tuntutan tersebut ke Pemerintah Provinsi dan Kementerian terkait.

“Sejak awal Pemkot Solo tidak pernah mengeluarkan izin untuk taksi online,” kata Pak Wali.

Pertemuan berakhir dengan penandatanganan pernyataan sikap oleh lima perusahaan taksi di Solo yaitu Kosti, Gelora, Mahkota Ratu Taksi, Sakura, dan Koperasi New Bengawan Sakti. Walikota Hadi Rudyatmo dan Ketua DPRD Teguh Prakosa juga turut mendatangani surat tersebut sebagai wujud persetujuan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge