0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Para Pria di Jepang Menikahi Karakter Animasi Dengan VR

Menikahi karakter animasi. (Dok: Timlo.net/ Nextshark. )

Timlo.net—Para pria Jepang sekarang bisa menikahi karakter animasi favorit mereka berkat teknologi virtual reality (VR). Pengalaman ini berasal dari game VR disebut “Niizuma Lovely x Cation”, di mana para pemain bisa menciptakan hubungan berarti dengan pasangan pilihan mereka. Hibiki Works, pengembang game itu melangkah lebih jauh. Tidak hanya menyediakan permainan VR saja, mereka menggelar pernikahan sebagai bagian promosi game kedua mereka.

Studio itu mulai menerima surat pendaftaran dari para pemain yang ingin menikahi tiga karakter animasi: Aiko Kurihara, Nono Naruse dan Yuki Isurugi. Pendaftaran itu dibuka pada 28 April hingga 28 Mei 2017. Para pemenang menerima email pengumuman pada 12 Juni. Dalam email, tertulis apa yang mereka pakai dan bawa pada hari pernikahan.

Pada 30 Juni, para pengantin pria dipakaikan HTC Vive VR saat berada di altar. Seorang pendeta asli yang meresmikan pernikahan itu. Masing-masing pernikahan berlangsung selama lima menit dan ditutup dengan ciuman dengan bibir karet.

Para warganet mengungkapkan beragam reaksi berbeda. “Hal ini membuat saya jijik di mana dunia ini melangkah, dipuaskan oleh kehidupan robotik yang tidak berarti, tidak ada emosi. Kita melepaskan kemanusiaan kita hari demi hari,” tulis seorang pengguna Facebook.

“Yang lebih mengganggu adalah orang menjadi sangat egois, keras hati dan tidak bisa dipercaya sehingga menghabiskan waktu dengan sebuah robot mungkin menjadi kesempatan lebih baik bagi orang untuk menemukan kebahagiaan,” tambah yang lain.

“Inilah yang terjadi saat seorang pria jelek lahir jelek. Para wanita tidak ingin pria jelek jadi pria jelek memakai cara-cara pecundang seperti ini,” hina pengguna lain.

“Tidak bisa menyalahkannya [seorang pengantin pria]. Manusia asli egois dan banyak yang tidak setia lagi jadi kenapa tidak melindungi hati Anda dari luka dan menikahi sosok animasi,” tulis yang lain.

“Jepang memiliki populasi 128 juta orang. Saya bagian dari angka itu, saya berjanji pada Anda jika 99,9 persen dari kami yang hidup di Jepang tidak pernah mendengar atau tahu hal ini ada,” komentar yang lain. Tidak jelas apakah Hibiki Works akan terus menggelar pernikahan virtual reality di masa mendatang.

Sumber: Nextshark.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge