0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TimloMagz

Berbisnis Jangan Takut Bersaing

(foto: Utami)

Timlo.net – Ingin mengubah nasib, inilah yang mendasari Ruland Reinhard Lesnussa untuk menekuni bisnis di bidang furnitur dan interior. Pria asal Manado ini awalnya hanya seorang karyawan di perusahaan swasta. Namun, himpitan ekonomi yang berat membuatnya berani terjun dan berkecimpung di dunia yang kini membesarkan namanya.

“Dulu saya juga karyawan, tapi lantaran kepepet dan semangat ingin mengubah nasib akhirnya menekuni bisnis ini,” ungkap bapak tiga anak tersebut.

Perjalanan hidupnya dimulai tahun 1976. Waktu itu, Ruland yang baru berusia enam tahun dibawa kedua orangtuanya pindah ke Solo. Selama beberapa tahun, dia mengenyam pendidikan di Kota Solo tapi akhirnya hijrah ke Jakarta.

“Tahun 2005 saya mulai bersentuhan dengan dunia mebel. Selang tiga tahun, mulai mengenal furniture dan interior,” kata Ruland menceritakan pengalaman hidupnya saat berbincang dengan TimloMagz.

Namun ibarat kata pepatah, sejauh burung kepakkan sayap dia akan kembali ke rumahnya. Inilah yang terjadi pada Ruland. Tahun 2009, dia kembali ke Kota Bengawan. Lalu, dia mendirikan usaha Gracia Interior and Furniture di Jalan Gunung Slamet 28, di kawasan Mojosongo.

Dalam memulai usaha barunya tersebut, kata Ruland, ia harus berjibaku dengan kerasnya persaingan. Selain itu, asam manis dunia usaha yang dia bangun juga telah ia rasakan. Namun, berbekal kerja keras, pantang menyerah dan doa kepada Tuhan, akhirnya Ruland mampu mendapatkan hati para pelanggan setianya.

“Intinya banyak banget pengalaman yang saya dapat. Ternyata bukan perkara mudah. Dari A-Z telah saya rasakan. Tapi, dibalik semua itu, puji Tuhan semua berhasil saya lalui,” kata Ruland mensyukuri apa yang dia dapatkan selama ini.
Untuk memenangkan hati pelanggan setia, Ruland berpesan memang butuh perjuangan dan loyalitas tanpa batas.

Namun, dibalik itu semua akan terbayarkan dengan kepercayaan yang diberikan oleh para pelanggannya. Pengalaman inilah yang dia pegang dalam menjalankan roda bisnis hingga dirinya dipercaya untuk mengerjakan furnitur dan interior dari sejumlah rumah sakit, cafe, hotel dan masih banyak lainnya.

Tak Takut Persaingan
Waktu bergulir, pesaing terus bermunculan. Ruland menganggap kompetitor adalah mitra tanding yang memacu agar dirinya terus menghasilkan produk-produk berkualitas.

“Keberadaan mereka justru positif, karena akan mengasah kemampuan dalam menghasilkan produk berkualitas dengan harga yang pantas,” jelas Ruland santai.

Ia memprediksi, perkembangan bisnis yang ia geluti saat ini akan terus berkembang. Sehingga, tidak masalah berapa pun pemain yang akan terjun. Mengingat, kebutuhan pasar sangatlah tinggi.

Bahkan, tak tanggung-tanggung. Dirinya akan melebarkan sayap kembali ke Jakarta dan ‘berperang’ untuk merebut pasar di kerasnya persaingan ibukota.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge