0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kepala Bappeda: Dengan KKN, Desa Diharapkan Dapat Berdikari

Kepala Beppeda Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko saat menyampaikan sambutan di depan peserta KKN mahasiswa UNS (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kepala Beppeda Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko menyatakan, program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), selain sebagai wahana pembelajaran bagi mahasiswa, KKN dapat dijadikan sebagai sarana bagi Perguruan Tinggi untuk mengimplementasikan keilmuan.

“Ini juga sebagai perwujudan Perguruan Tinggi untuk menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat,” jelas Sujarwanto kepada Timlo.net, usai mendampingi Rektor UNS Prof Dr. Ravik Karsidi melepas 2.971 mahasiswa KKN UNS, di Kampus UNS, Kentingan, Jebres, Solo, Selasa (11/7).

Sujarwanto mengatakan, Perguruan Tinggi dinilai penting untuk dapat berkontribusi membantu memberdayakan masyarakat dalam upaya percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui potensi inovasi ilmu pengetahuan dan Sumber Daya Manusia yang dimiliki Perguruan Tinggi.

“Diharapkan dengan adanya kontribusi desa dapat terinspirasi dan bergotong bersama untuk meningkatkan potensi desanya dengan baik,” ungkapnya.

Dengan KKN, desa diharapkan agar dapat berdikari dengan dipandang sebagai satu kesatuan kawasan yang terus menerus mengembangan kedaulatan di bidang politik, keberdikarian di bidang ekonomi, dan kepribadian di bidang kebudayaan, melalui pemberdayaan masyarakat yang dijiwai oleh semangat gotong royong dalam suasana rembug desa untuk mencapai kesejahteraan masyarakatnya.

Lebih lanjut Sujarwanto mengharapkan dengan sinergitas desa dan Perguruan Tinggi melalui KKN, diantarnya didapat data konkrit kemiskinan hasil identifikasi mendalam mahasiswa di lokasi KKN, sebagai upaya rekomendasi untuk dijadikan kebijakan dalam program pengentasan kemiskinan.

Disamping itu, desa terinspirasi dan termotivasi dalam pengelolaan potensi desa yang dimiliki dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat desa sesuai potensi local yang ada. “Perguruan tinggi memperoleh wahana untuk pengembangan dan pengimplementasian ilmu pengetahuan teknologi, inovasi dan pengabdian masyarakat serta mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dalam penerapan materi kuliah yang diperoleh,” ujarnya.

Hasil sinergitas tersebut, menurut Sujarwanto, termasuk kekuatan yang dihasilkan ini yang digunakan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dan UNS untuk diintegrasikan dalam tema yang diterapkan. “Karenanya KKN dipakai tematik integratif sehingga terjadi sinergi yang berkelanjutan untuk membagun desa,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge