0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Taksi Solo Mogok Massal, Tamu Hotel Telantar

Aksi mogok massal taksi Solo (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Aksi unjuk rasa dan mogok massal yang dilakukan para pelaku usaha taksi di Kota Solo, Selasa (11/7) dikeluhkan sejumlah pengelola hotel. Pasalnya, akibat mogok operasi taksi tersebut membuat para tamu kesulitan melakukan aktivitas karena tidak ada armada yang digunakan.

“Tentu sangat berpengaruh. Karena dengan adanya aksi mogok oprerasi yang dilakukan para pelaku usaha taksi itu membuat para tamu yang mau pergi ke bandara kesulitan,” ujar General Manager Fave Hotel Adi Sucipto dan Solo Baru, Ika Florentina kepada wartawan.

Untuk menyikapi itu, Ika mengatakan sudah menyiapkan sejumlah armada hotel untuk melayani operasional para tamu. Kendati demikian, diakuinya dengan adanya aksi mogok masal tersebut cukup merepotkan para pelaku hotel.

“Sebenarnya ya cukup merepotkan. Karena bagaimanapun juga kita harus menyiapkan armada untuk membantu operasional tamu hotel,” jelasnya.

Kondisi serupa juga dirasakan pelaku hotel lainnya. Public Relation Novotel dan Ibis Solo, Tiwik Widowati menyampaikan, aksi mogok operasi yang dilakukan oleh pelaku usaha taksi di Solo sangat berdampak kapada tamu di hotelnya. Apalagi, taksi yang berbasis aplikasi menurutunya pada hari ini juga tidak dapat diakses, sehingga para tamu yang ingin keluar hotel cukup kesulitan mendapatkan armada.

“Menyikapi itu kita sudah siapkan enam armada milik hotel. Sehingga bagi tamu yang ingin keluar bisa memanfaatkan armada tersebut,” tandasnya.

Bagi yang tidak menggunakan armada hotel, menurut Tiwik, para tamu terlihat banyak juga yang menggunakan becak dan Go-jek untuk menunjang operasionalnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge