0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2.971 Mahasiswa UNS KKN di 26 Kabupaten

Pelepasan mahasiswa UNS peserta KKN (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Sebanyak 2.971 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) diberangkatkan ke lokasi Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka dilepas secara resmi oleh Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi MS didampingi Kepala Bappeda Propinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko, di halaman Rektorat UNS, Kampus Kentingan, Jebres, Solo, Selasa (11/7).

“Peserta sebanyak itu terbagi masing-masing 2.488 mahasiswa diterjunkan di Pulau Jawa, dan 483 mahasiswa luar Pulau Jawa,” jelas Kepala Unit Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (UPKKN) UNS, Rahayu kepada Timlo.net, di sela-sela acara pelepasan.

Rahayu mengemukakan, cakupan wilayah KKN UNS pada periode VII meliputan 26 kabupaten di Jawa dan 10 Propinsi di luar Jawa seperti Belitung Timur, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Papua, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Tengah, Maluku Utara, Gorontalo dan Bali.

“Pada periode ini juga UNS menerima kontingen dari Universitas Khairun yakni universitas negeri di Propinsi Maluku Utara,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Rektor UNS Ravik Karsidi mengungkapkan, pelepasan mahasiswa peserta KKN UNS kali ini juga menghadirkan sejumlah Kepala Desa tempat lokasi KKN. “Sengaja Kepala Desa dihadirkan sekaligus mendapat pembekalan pada sehari sebelum pemberangkatan KKN menuju lokasi desanya. Intinya untuk memberi penguatan terkait pelaksanaan KKN di desanya,” jelas Ravik kepada Timlo.net.

Lebih lanjut Rektor UNS mengemukakan, ada 12 tema KKN yang bakal dijalankan mahasiswa di lokasi KKN, diantaranya Peningkatan Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan, Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Penyehatan Lingkungan dan Air Minum, Peningkatan Produksi Pertanian, Peternakan dan Perikanan, Tata Kelola Pemerintah Desa, Pengentasan Kemiskinan, Pemanfaatan Hasil Hutan, dan sebagainya.

“Tema-tema itu akan dilaksanakan oleh para mahasiswa pada KKN Tematik Integratif UNS yang berlangsung periode Juli – Agustus 2017 ini,” ungkap Ravik.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge