0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dukung KPK, Ini yang Dilakukan PBNU

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) rencananya akan mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuannya untuk melakukan diskusi dengan jajaran pimpinan KPK dalam dukungan upaya pemberantasan korupsi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, diskusi kali ini tidak membahas secara spesifik setiap peristiwa yang menjadi sorotan terhadap lembaga antirasuah saat ini.

“Diskusi dan support secara umum,” kata Febri di Jakarta, Selasa (11/7).

Febri juga menyampaikan, Ketua PBNU KH Aqil Siradj juga turut serta dalam diskusi tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh rombongan PBNU akan mendatangi Gedung KPK sekitar pukul 10.00 WIB.

“Informasinya jam 10,” tutupnya.

Kunjungan PBNU hari ini merupakan salah satu dari rangkaian dukungan terhadap KPK dari berbagai elemen masyarakat, menyusul adanya hak angket oleh panitia khusus (Pansus) DPR.

Sejumlah pihak menyangsikan hak angket tersebut tidak terlepas dari terbongkarnya beberapa nama petinggi di DPR terlibat tindak pidana korupsi, seperti korupsi proyek e-KTP.

Miryam S Haryani, menjadi sosok motivasi Pansus menggunakan hak konstitusionalnya untuk meng angket lembaga ad hoc tersebut. Pada persidangan korupsi proyek e-KTP, Miryam sekaligus anggota Komisi V DPR saat itu mengaku ditekan oleh penyidik KPK selama proses pemeriksaan sebagai saksi.

Buntut dari kejadian tersebut, serangan serangan opini negatif disasar ke KPK.

Masinton Pasaribu, politisi PDI-Perjuangan sekaligus anggota Pansus mengatakan, penyidik KPK memberikan sejumlah obat kepada tersangka saat proses pemeriksaan.

“Merasa sakit merasa sedang tidak fit. Terus sama penyidik KPK dibawakan dokter KPK. Katanya dikasih obat, ya udah mereka merasa seperti enggak sadar ya udah ikut saja. Dikasih obat terus digebrak-gebrak,” kata Masinton seusai mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. [noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge