0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jl S Parman Solo Jadi Searah, Ini Dampaknya

Jl S Parman Solo jadi searah (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Kepadatan terjadi di ruas Jl Letjen Sutoyo, atau tepatnya di sebelah utara perempatan Ngemplak, Banjarsari, Solo. Puluhan bus dan kendaraan berat seperti truk barang berjajar untuk mengakses jalan tersebut. Kepadatan juga terasa di ruas Jl A Yani di sebelah timur perempatan Ngemplak.

Beban arus kendaraan tersebut adalah dampak dari ditutupnya ruas Jl S Parman, Gilingan. Banjarsari. Penutupan tersebut dilakukan sebagai kelanjutan proyek perbaikan jalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo.

“Ya, memang sedikit terjadi kepadatan, terutama di pagi hari, yang bertepatan dengan jam-jam anak sekolah,” jelas Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, Senin (10/7).

Dikatakan, kepadatan tersebut disebabkan adanya pengalihan arus bagi bus yang hendak menuju Terminal Tirtonadi. Bus yang datang dari arah timur yang biasanya masuk ke Jl Monginsidi diarahkan menuju utara. Demikian juga bus yang biasa melewati Jl Kol Sutarto juga diarahkan menuju ke Jl A Yani dan berbelok ke utara ke Jl Letjen Sutoyo.

“Kita arahkan ke utara melalui Jl Letjen Sutoyo, kemudian belok ke kiri menyusuri Jl Kolonel Sugiono. Setibanya di simpang Joglo, bus dirahkan belok ke Jl Mangun Sarkoro dan berbelok ke kiri saat sampai di Jl Singosari Timur. Bus tinggal melewati Jl Praon dan Jl Popda sebelum sampai di Terminal Tirtonadi,” ungkap Ari.

Demikian juga untuk bus yang hendak ke arah timur dari Terminal Tirtonadi bisa mengambil rute Jl S Parman untuk kemudian masuk ke Jl A Yani. Dirinya juga mengingatkan untuk bus yang menggunakan AC untuk tidak melewati Jl A Yani di ruas viaduct. Sebab ketinggian bus tidak bisa melintas di bawah viaduct tersebut.

“Kemacetan ini sudah kita perkirakan dan masih bisa kita kendalikan dengan penempatan personel, serta pemasangan pemasangan rambu penjuru penunjuk jurusannya (RPPJ),” terangnya.

Untuk diketahui penutupan Jl S Parman tersebut akan berlangsung selama satu bulan, mulai Senin (10/7) hingga Rabu (9/8).

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge