0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cium Bau Makanan Sebabkan Kenaikan Berat Badan

Sate Padang (dok.timlo.net/gg)

Timlo.net—Jika Anda pernah berjalan masuk ke restoran favorit Anda dan merasa bertambah gemuk hanya karena mencium bau makanannya, perasaan Anda mungkin benar. Hal ini karena sebuah penelitian baru menyatakan jika mencium bau makanan sebelum makan berkaitan dengan penambahan berat badan.

Para peneliti dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat (AS) menguji efek bau makanan terhadap cara tubuh mengolah kalori pada tikus. Menggunakan terapi genetis, mereka mematikan indra penciuman sekelompok tikus yang obesitas. Hasilnya kelompok tikus yang tidak bisa mencium bau makanan bisa menurunkan berat badan.

Sementara tikus yang bisa mencium bau makanan malah bertambah berat badannya dua kali lipat. Dan kelompok tikus dengan indera penciuman yang diperbesar menjadi kelompok paling gemuk.

Hal ini membuat para peneliti menyimpulkan jika mencium bau makanan bisa menyebabkan tubuh menyimpan kalori daripada membakarnya. Penelitian ini adalah salah satu penelitian yang menunjukkan jika kita memanipulasi indera penciuman kita bisa mengubah cara otak menerima keseimbangan energi dan bagaimana otak mengatur keseimbangan energi,” kata Celine Riera, dari Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles, AS.

Mereka berharap jika teori dari penelitian ini kelak bisa menolong orang menangani gangguan makan dan menurunkan berat badan. Peneliti senior Andrew Dillin, profesor molekular dan sel biologi dan Howard Hughes Medical Institute Investigator berkata jika penambahan berat badan bukanlah hanya berapa banyak kalori yang masuk tapi juga bagaimana kalori diterima tubuh.

“Jika kita bisa menvalidasi hal ini pada manusia, mungkin kita bisa membuat obat yang tidak menganggu bau tapi tetap memblokir sirkuit metabolisme. Hal itu akan menakjubkan. Untuk sebagian kecil orang, Anda bisa menghilangkan indera penciuman mereka mungkin selama enam bulan dan lalu membiarkan sel saraf penciuman tumbuh kembali, setelah program metabolisme mereka diubah,” katanya.

Sumber: Metro.co.uk

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge