0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Bom Kampung Melayu dapat Nasi Tumpeng dari Kapolri

Anggota Polri yang mendapat nasi tumpeng dari kapolri (merdeka.com)

Timlo.net – Tiga anggota polisi mendapat nasi tumpeng dari Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, saat perayaan HUT Bhayangkara ke-71 di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (10/7). Mereka di antaranya korban ledakan bom bunuh diri teroris di Kampung Melayu, Briptu Yogi Aryo Yudhistiro dan dua anggota Brimob korban penikaman teroris di Masjid Falatehan AKP Dede Suhatmi serta Bripda M Syaiful Bahtiar.

Potongan nasi pertama diberikan Jenderal Tito kepada Briptu Yogi, dilanjutkan kepada AKP Dede dan Bripda M Syaiful.

AKP Dede Suhatmi mengaku senang mendapat nasi tumpeng tersebut. Dengan adanya pemberian tersebut beserta penghargaan, dirinya menjadi lebih semangat lagi untuk menjalankan tugasnya.

“Saya jadi tambah semangat. Menjadi tambah motivasi lagi untuk membakti kepada bangsa dan negara. Karena kita tahu sebagai anggota Polri ini, sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat,” kata Dede kepada wartawan.

Atas kejadian tersebut, Dede berpesan untuk personil Polri lainnya agar tidak boleh takut dengan adanya ancaman apapun. Namun, polisi harus tetap meningkatkan kewaspadaan dari tindak kejahatan.

“Jadi tidak boleh takut kepada ancaman manapun dan apapun. Hanya saja kita harus tetap meningkatkan kewaspadaan sehingga kita bisa melindung seluruh masyarakat di Nusantara,” ucapnya.

Dede juga tetap masih melakukan tugas walaupun dirinya mengalami luka sobek di bagian atas mulut hingga pipi sebelah kanan.

“Siap, saya tetap bekerja. Saya akan tetap lanjutkan ini. Alhamdullilah sudah baikan, tapi masih recovery lagi beberapa waktu,” tandasnya.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge