0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jatuh ke Jurang 20 Meter, Pendaki Ditemukan Selamat

ilustrasi ()

Timlo.net – Seorang pendaki Gunung Slamet yang terjatuh ke jurang berhasil dievakuasi. Korban bernama Makfud (17), santri pondok pesantren di Tegal jatuh ke jurang sedalam 20 meter saat turun dari puncak Gunung Slamet setelah mendaki bersama 28 temannya, Sabtu (8/7).

“Korban atas nama Makfud (17) yang ditemukan dalam kondisi hidup langsung dievakuasi dari atas menuju ‘basecamp’ pendakian di Bambangan, Kabupaten Purbalingga. Sampai di ‘basecamp’ sekira pukul 09.40 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Karangreja untuk menjalani perawatan,” kata Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas Heriyana Ady Candra, di Purwokerto, Senin (10/7).

Menurut dia, evakuasi terhadap korban melibatkan Basarnas Pos SAR Cilacap bersama SAR Purbalingga, SAR Bambangan, Tagana Kabupaten Banyumas, Tagana Kabupaten Purbalingga, Satgas Pramuka Peduli Kwartir Cabang Banyumas, Saka Bina Sosial Kwartir Cabang Banyumas, dan sukarelawan gabungan lainnya.

Korban yang masih dalam kondisi hidup ditinggal sendirian oleh teman-temannya karena mereka akan mencari pertolongan karena hari makin sore dan waktu telah menunjukkan pukul 13.30 WIB. Sesampainya di Pos Pendakian Gunung Slamet, Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Sabtu (8/7) malam, mereka segera melaporkan kejadian yang dialami Makfud kepada petugas yang dilanjutkan dengan laporan ke SAR Purbalingga.

Keesokan harinya, Minggu (9/7), pukul 10.00 WIB, tiga personil SAR Purbalingga segera berangkat menuju lokasi kejadian disusul tiga personel lainnya. Oleh karena kondisi medan yang cukup sulit dan cuaca tidak menentu, proses evakuasi korban menjadi terkendala. Bahkan, keberangkatan tim SAR gabungan yang akan menyusul personel SAR Purbalingga pada Minggu (9/7) malam pun sempat tertunda akibat hujan dan kabut.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge