0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KKN di Daerah Rawan Longsor, Ini yang Dilakukan Mahasiswa UGM

Mahasiswa UGM memasang alat seismomometer di Ngargoyoso (dok.timlo.net/ist)

Karanganyar — Para mahasiswa peserta kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kembali menata program pendampingam mitigasinya di Desa Berjo, Ngargoyoso di bulan terakhir baktinya. Pada bulan pertama, keikutsertaan masyarakat pada program itu belum begitu terasa karena Ramadan.

“Mulainya hari kelima Ramadan. Pada bulan itu, masyarakat setempat masih banyak kesibukan peribadatan. Namun sekarang, mahasiswa akan kembali merealisasikan programnya,” kata Dr Wahyu Wilopo ST MEng, dosen pembimbing lapangan kepada wartawan, Minggu (9/7). 

Para mahasiswa UGM dari berbagai disiplin ilmu ini ingin mendampingi warga di kawasan rawan bencana alam, terutama longsor. Meski selama lima tahun terakhir relatif aman, namun bukan berarti tak ada pergerakan tanah. Kawasan permukiman warga Berjo dulunya area labil yang kini menjadi pusat beraktivitas penduduk. Jika tanpa sistem peringatan dini, dikhawatirkan bencana alam yang menerjang sewaktu-waktu dapat menimbulkan korban jiwa dan harta lebih banyak. 

“Sebelumnya, mahasiswa kami juga KKN di Tawangmangu dan Jenawi yang juga kawasan rawan bencana alam,” katanya. 

Di wilayah itu selain rawan longsor, ternyata memiliki panorama alam luar biasa indah. Jangan sampai hal itu membutakan masyarakat dan wisatawan tanpa kewaspadaan bahwa bahaya mengintai.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge