0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rektor: Jangan Sampai UMS Abu-Abu Lagi

Sofyan Anif , Rektor UMS (dok.timlo.net/tyo eka)

Sukoharjo — Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sofyan Anif mengakui, selama ini banyak anggapan bahwa UMS memiliki warna abu-abu. Artinya, banyak terdapat aliran apa saja.

“Di UMS ini cari aliran apapun ada. LDII banyak, HTI juga ada, bahkan inkar sunah pernah ada meskipun dua tiga orang, dan bahkan menjadi pimpinan,” ujar Sofyan kepada Timlo.net, seusai berbicara di depan Forum Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, di kampus UMS, Pabelan, Kartosura, Sukoharjo, Senin (10/7).

Oleh karena itu, menurut Sofyan, dirinya fokus sesuai pesan PP Muhammadiyah untuk memperhatikan kaderisasi di UMS.  Artinya kehadirannya sebagai pimpinan jangan sampai UMS berwarna abu-abu lagi.

UMS sebagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), kata Rektor UMS, harus memikirkan kaderisasi. “Kita kumpulkan, Dekan sampai Sekretaris Prodi harus lulus Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Jangan sampai ada orang-orang yang menjabat tidak berkomitmen dengan Muhammadiyah apalagi bukan kader,” ujarnya.

Sofyan mengatakan, melalui Lembaga Pengembangan Islam dan Kemuhammadiyahan memanfaatkan tiga pondok pesantren yang dipunyai UMS seperti Pondok Hajah Nuriyah Shobron, Pondok Mahad Abu Bakar As Shidiq dan Pesantren Internasional Mas Mansur, UMS mensinergitaskan semua kurikulum yang nanti outputnya tidak hanya kader persyarikata namun kader ulama dan kebangasaan.

“Usai lulus mereka siap menjadi kader persyarikatn, ulama dan bangsa,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge