0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Semalam Tak Pulang, Siswi SMP Ini Digarap di Hotel

(Ilustrasi) (dok.merdeka.com)
Wonogiri — Diduga telah menyetubuhi Putri (15) warga Kecamatan Ngadirojo, HR, kelahiran Bekasi 31  Januari 2000 ini terpaksa harus berurusan dengan petugas. Dari pengakuan keduanya diketahui, aksi bejat itu dilakukan di sebuah kamar hotel melati di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Minggu (9/7) pukul 02.00 WIB.
“Benar, kita telah menerima laporan dugaan perkara tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur. Baik pelaku maupun korban masih berstatus pelajar,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Muhammad Tora melalui Kasatreskrim AKP Muhamad Kariri, Senin (10/7).
Awal kejadian, beber Kasatreskrim, Sabtu (8/7) sekitar pukul 20.00 WIB, korban pamit keluar rumah untuk acara arisan karang taruna, ternyata korban tidak pulang ke rumah. Lantaran khawatir, kakak korban mencarinya di rumah teman-temanya, namun tidak ditemukan, kemudian pelapor mencari korban di alun-alun Wonogiri.
“Dia dapat informasi jika sepeda motor milik korban dititipkan ke pos Satpol PP yang ada di Rumdin Bupati Wonogiri. Lebih curiga lagi, manakala korban ini pada Minggu (9/7) pagi hari pulang ke rumah hanya jalan kaki,” katanya.
Dikatakan, seketika itu Putri pun langsung mendapat cecaran pertanyaan dari kakak korban, hingga akhirnya korban mengaku dibawa pelaku menginap di sebuah hotel melati di Desa Sendang, Wonogiri bersama seorang pria.   Bahkan, di malam nahas itu, Putri  mengaku dipaksa berhubungan badan layaknya suami istri. Awalnya ia menolak, lantaran terus dibujuk rayu oleh pelaku akhirnya perbuatan asusila itupun terjadi.
“Atas kejadian tersebut, keluarga korban melaporkan ke  SPKT Polres Wonogiri untuk penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Kasatreskrim menambahkan, paska menerima laporan, pihaknya kemudian melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap korban maupun pelaku. Selain itu, polisi pun menyita sejumlah barang bukti di antaranya satu potong celana panjang jeans kodok warna biru, satu potong baju hem jeans lengan panjang berwarna biru, satu potong celana dalam berwarna putih, satu potong pakaian dalam (BH) warna abu-abu, satu potong kaos dalam warna putih, dan dua buah handphone.
“Saat ini perkara ditangani oleh Unit PPA Polres Wonogiri dan proses penyidikan masih terus berlanjut,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge