0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Triyani Nekat Gabung Perampok Sadis, Begini Alasannya

Tersangka Triyani (kiri) (timlo.net/nanin)

Boyolali — Triyani (31) atau sering dipanggil Anik, warga Ampel, Boyolali, terlihat tenang, tanpa ada rasa takut. Ibu dua anak ini terpaksa menjadi salah satu anggota komplotan perampok sadis pimpinan Rasidi alias Kantong (42). Tugasnya sangat mudah, yakni hanya mencari titik sasaran para komplotan ini.

“Tugas saya hanya mengambar, dan mencari sasaran,” ungkap Anik di Mapolres Boyolali, Minggu (9/7).

Dia menjelaskan, setiap komplotan ini beraksi, dirinya mendapatkan bagian dari hasil rampokannya. Pada tugas pertamanya, dia mendapatkan imbalan sebesar Rp 300 Ribu. Uang itu dia gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari.

Dirinya terpaksa ikut bergabung komplotan rampok sadis ini lantaran terdesak kebutuhan hidup. Selain itu dirinya juga memiliki hutang Rp 140 Juta.

”Saat itu, saya menjadi korban penggandaan uang,” lanjutnya.

Kondisi ini membuatnya gelap mata. Dia diiming-imingi uang dalam jumlah besar oleh Rasidi. Karena terdesak kebutuhan uang, akhirnya Anik mau bergabung.

“Saya didesak terus sama Mas Rasidi (Tersangka ketua komplotan – Red) untuk bikin gambar. Saya dijanjikan uang Rp 5 juta, nanti bisa buat modal usaha,” ujarnya.

Bahkan saat itu Rasidi juga menjanjikan, apabila aksi mereka tertangkap polisi, identitasnya tidak akan dibuka.

“Mas Rasidi bilang kalau ada apa-apa, saya tidak dilibatkan,” ungkapnya pasrah.

Kini Triyani harus menanggung perbuatanya dengan ancaman hukuman tujuh hingga sembilan tahun penjara.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge