0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Moeldoko Sebut HKTI Miliki Varietas Padi Baru

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal TNI Purn Moeldoko (timlo.net/heru gembul)

Solo — Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal TNI Purn Moeldoko mendukung penuh program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah. Hal ini disampaikan Moeldoko saat menghadiri perayaan HUT Wayang Orang Sriwedari di Solo, Sabtu (8/7).

“Selama ini kita sudah bekerja seribu hektar tanaman padi, dan Alhamdulillah hasilnya cukup bagus. Kita bekerjasama dengan kementerian untuk bisa membantu program pemerintah yakni kedaulatan pangan.” kata Moeldoko.

Diterangkan bahwa selama pada September 2017 HKTI akan menambah lahan pertanian sebanyak 5.000 hektar yang tersebar di beberapa kabupaten. Selain itu HKTi juga diminta oleh kementerian terkait untuk bisa melakukan pendampingan kepada petani, terhadap lahan seluas 3.000 hektar.

Mantan Panglima TNI tersebut juga menyebut bahwa HKTI memiliki varietas padi baru yang akan dikembangkan. Varietas M70D dan M400 diklaim memiliki masa tanam yang cukup pendek yakni 70 hari masa tanam, dan bisa empat kali panen dalam satu tahun.

Dirinya saat ini berkonsentrasi lebih kepada sistem pertanian dan pemasaran. Sistem yang dimaksudkan adalah pembangunan pola pendampingan dari hulu hingga hilir, seperti ketersediaan bibit dan pupuk, pendampingan oleh tim pertanian, anti hama, dan pendataan kendala lapangan yang tersambubg dengan teknologi informasi.

“Kita punya program pendampingan, satu sarjana pertanian mendampingi petani dengan luasan lahan 20 hektar. Kita juga memiliki pasukan anti hama yang bekerjasama dengan agen hayati di daerah-daerah, termasuk juga bekerjasama dengan ahli hama, dan semua dihubungkan pada database yang tersambung dengan IT,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga mencoba untuk menembus pihak-pihak perbankan untum bisa mengucurkan kredit kepada petani.

“Alhamdulillah juga sudah mendapatkan lampu hijau, saya juga berkomunikasi dengan Jasindo untuk program asuransi pertanian.” katanya.

Disinggung mengenai tidakadanya kenaikan sejumlah komoditas pangan pada lebaran kemarin, pria asal Kediri ini mengatakan stabilisasi tidak harus mengimpor bahan dari luar negeri.

“Salah satu fungsi HKTI adalah membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok. Tetapi juga jangan sampai merugikan petani,” tegas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge