0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jenderal Moeldoko Merayakan Ulang Tahun ke-60, Begini Suasananya

Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (purn) Moeldoko (tengah berbaju batik) saat merayakan ultah di gedung WOS (timlo.net/heru gembul)

Solo — Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (purn) Moeldoko merayakan hari lahirnya dengan cara spesial. Pria kelahiran 8 Juli 1957 tersebut tepat berumur 60 tahun saat menggelar pementasan Srikandi Mustokoweni Kembar, di Gedung Wayang Orang Sriwedari Solo, Sabtu (8/7). Perayaan tersebut juga bertepatan dengan hari jadi Wayang Orang Sriwedari (WOS) yang ke-107.

“Sebenarnya sepanjang hidup saya saya tidak pernah istilah ulang tahun, biasanya hanya dirayakan anak istri di rumah, secara dadakan. Tapi kebetulan bertepatan dengan (HUT) wayang orang ini, karenanya saya ingin berbuat sesuatu yang memiliki nilai,” kata lulusan terbaik Akabri 1981 ini.

Dikatakan bahwa keinginan Moeldoko untuk berbuat sesuatu dimasa pensiunnya ini adalah hasil perenungan yang cukup panjang. Diakui bahwa dirinya sempat merenung di Museum Ahmad Yani, hasil permenungan tersebut kemudian dituangkan menjadi semangat dalam berbuat lebih banyak untuk masyarakat.

“Saya merenung, Ahmad Yani seorang Jendral berusia 43 tahun masih muda gugur, kalau saya seorang jenderal, sampai dengan panglima TNI dalam usia 60 tahun, kalau beliau mengorbankan jiwanya, kalau saya belum, nah sekarang apa yang bisa kita berikan untuk bangsa dan negara,” kata dia.

Diakui bahwa perayaan ini tidak akan bisa dilupakan seumur hidup oleh Jendral Moeldoko.

“Saya merasa begitu spesial di tengah budayawan dan seniman, dan saya ingin berbuat lebih banyak untuk Indonesia,” singkatnya.

Dalam kesempatan itu, peraih penghargaan Adi Makayasa tersebut juga didaulat untuk naik ke atas panggung untuk memotong tumpeng sebagai penghormatan. Selain itu Jenderal asal Kediri ini juga menyumbangkan suara dalam sebuah lagu berjudul Prahu Layar.

Tampak diantara yang hadir Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, pengusaha Setyawan Djodie, dan masih banyak yang lain yang berbaur dengan seniman, budayawan, dan masyarakat umum.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge