0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usai Lebaran, Kredit Macet Diprediksi Meningkat

ilustrasi rupiah (Timlo.net/redaksi)

Solo – Otoritas Jasa Keuang an (OJK) Solo mewaspadai peningkatan angka kredit macet atau non performing loan (NPL) di sejumlah BPR meningkat setelah lebaran. Hal itu terjadi tidak hanya karena kebutuhan konsumsi masyarakat yang tinggi, tapi kondisi saat ini juga bersamaan dengan tahun ajaran baru anak sekolah.

“Memang kalau kita amati tren setiap tahun demikian. Karena pada kondisi saat ini nasabah cenderung lebih memprioritaskan untuk kebutuhan anak sekolah dan yang lain,” ujar Kepala OJK Solo Laksono Dwionggo kepada wartawan, Sabtu (8/7).

Kendati demikian, dirinya menyebut kondisi ini tidak berlangsung lama. Setidaknya angka NPL akan kembali normal biasanya setelah tiga bulan lebaran.

Untuk menyikapi itu, Laksono mengharapkan kepada para pengurus BPR untuk dapat saling bersinergi dan membuka ruang komunikasi.

“Harapannya para pengurus dan direksi BPR bisa saling berkomunikasi. Agar dapat dirumuskan strategi baru untuk menyikapinya,” jelas dia.

Sementara itu terkait dengan kinerja pokja NPL, Laksono menyampaikan terjadi perkembangan yang cukup positif antara pelaku BPR di Soloraya. Pasalnya setelah adanya pokja tersebut komunikasi antar BPR menjadi lebih cair dan terbuka terhadap masalah kredit macet yang dihadapi.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge