0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bayaran Program Bug Bounty Apple Dianggap Terlalu Murah

Apple Store. (Dok: Timlo.net/ Google.)

Timlo.net—Banyak perusahaan teknologi bergantung pada bantuan hacker white hat dan pengembang untuk melaporkan bug (cacat software). Sebagai hadiahnya, mereka biasanya menawarkan uang bagi mereka yang menemukan dan melaporkannya. Besaran uang tergantung dari besar kecilnya bug yang ditemukan.

Rupanya Apple dianggap tidak memberikan hadiah yang cukup bagi para pemburu bug ini. Dalam pemberitaan Motherboard, uang yang ditawarkan Apple dianggap terlalu sedikit. Para hacker dan pengembang yang menemukan bug di iOS lebih memilih menyimpan informasi ini untuk diri sendiri. Informasi itu lalu dijual di pasar abu-abu.

Nikias Bassen, seorang peneliti keamanan dari Zimperium berkata kepada Motherboard, “Orang-orang memperoleh uang lebih banyak jika mereka menjual bug yang mereka temukan pada orang lain. Jika Anda melakukannya demi uang, Anda tidak akan memberikan [bug] itu pada Apple secara langsung.” Patrick Wardle yang merupakan mantan hacker NSA setuju dengan pernyataan Nikias.

Program bug bounty Apple diumumkan Agustus 2016 di konferensi keamanan Black Hat. Hal ini menandai pertama kalinya Apple secara resmi menghargai para hacker yang melaporkan bug kepada perusahaan itu.

Sumber: Ubergizmo.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge