0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mencintai Kethoprak Merupakan Wujud Kecintaan Budaya Nenek Moyang

Salah satu sajian dalam festival kethoprak (timlo.net/heru gembul)

Solo — Festival Kethoprak Solo kembali digelar di Gedung Kethoprak Balekambang, pada Jumat (7/7) malam. Festival yang akan digelar selama dua hari, hngga besok malam tersebut menghadirkan empat kelompok penyaji setiap malamnya.

“Mencintai Kethoprak merupakan wujud kecintaan budaya nenek moyang asli Indonesia. Pengembangan seni peran, dan kreativitas sajian lakon semakin mempertebal rasa memiliki budaya, dan memiliki Indonesia,” kata Asisten Pemerintahan Setda Solo, Said Ramadhan saat menyampaikan sambutan tertulis Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Dalam sambutan tersebut, Said Ramadhan juga menyisipkan bahwa di masa dirinya kecil, lakon-lakon Kethoprak begitu digandrungi masyarakat. Dirinya berharap masyarakat pelaku Kethoprak bisa mencari celah di era global, untuk bisa melakukan terobosan tanpa meninggalkan tradisi yang ada.

“Kota Solo sendiri telah berkomitmen untuk bisa menjadi Kota Budaya, hal ini perlu diisi dengan kreativitas dari para seniman dan budayawan, atas dasar nilai budaya Jawa,” kata dia.

Sementara salah seorang Juri, Bondan Nusantara mengatakan, dirinya optimis kedepan Kethoprak masih bisa mempertahankan eksistensinya. Dia mengatakan dengan banyaknya penonton yang datang adalah bukti tak terbantah jika Kethoprak masih dicintai masyarakat.

“Tinggal sekarang bagaimana seniman Kethoprak mengolah pertunjukan yang baik, yang atraktif, dan menarik. Baik secara garap, lakon, dan manajemennya,” terang pelaku Kethoprak asal Kota Gudeg tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge