0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usai Warung Dihancurkan, Warga Teken Surat Pernyataan

Inilah surat pernyataan terkait penghancuran warung maksiat (ist)

Karanganyar — Sebuah surat pernyataan menjadi sarana perdamaian antara warga dengan pemilik warung ‘lendir’ di Jatimulyo, Kedungjeruk, Mojogedang. Lima pasal disepakati bersama dalam surat bermaterai itu.

“Surat itu ditandatangani perwakilan warga dan pemilik warung dengan dimediasi kadus Jatimulyo,” kata Plt Kasatpol PP Kurniadi Maulato kepada Timlo.net, Jumat (7/7).

Poin paling penting surat pernyataan itu bahwa Pawiro Sukarno alias Hirno (73) berhenti membuka usaha prostitusi terselubung di warung kopi miliknya. Sudah menjadi rahasia umum ia menyewakan kamar untuk bercinta pasangan bukan muhrim serta warungnya ramai tempat berkencan.

Inilah surat pernyataan terkait penghancuran warung maksiat (ist)

Pernyataan lainnya, Hirno tak akan menggugat warga atas perusakan warungnya itu. Apabila ia nekat mengulangi perbuatannya, rumahnya bakal diamuk warga.

“Sebenarnya tidak sepenuhnya menyalahkan warga. Toh, terbukti efektif menghentikan prostitusi di situ. Berulangkali warung itu dirazia dan wanita nakalnya dikenai tipiring, namun tidak kapok juga,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge