0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Antisipasi Kekeringan, BPBD Rapatkan Barisan

Ilustrasi kekeringan ()

Karanganyar — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar meminta instansi strategis penanggulangan kekeringan untuk ikut bersinergi. Instansi itu PDAM dan PMI.

“Pertengahan Ramadan kemarin, BPBD di Jawa Tengah menggelar rakor antisipasi kekeringan Juli-pertengahan September. Intinya, PDAM dan PMI diajak ikut mengatasi kekeringan yang terjadi. Menyuplai air bersih ke warga terdampak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko kepada Timlo.net, Jumat (7/7).

Dibandingkan daerah lain di Jawa Tengah, kekeringan di Karanganyar diprediksi tidak akan berdampak masif. Masih terdapat sumber air bersih yang dapat diandalkan seperti sumur dalam, sumber mata air lereng Lawu serta sistem komunal penggunaan air. Dikatakannya, Pamsimas dan Dipasang mulai banyak mengisi kebutuhan air minum masyarakat.

Terkait kekeringan, lanjut Bambang, kemungkinan berdampak pada produktivitas pertanian. Meski begitu, ia meyakini antisipasi di bidang itu sudah disiapkan.

“Adanya waduk Jelantah di Jatiyoso untuk menyuplai air pertanian di wilayah 4J (Jatipuro, Jatiyoso, Jumapolo dan Jumantono) sedangkan Waduk Gondang akan menyuplai sumber air pertanian sampai Mojogedang. Intinya, kekeringan di Karanganyar masih dapat diantisipasi,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge