0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Duhh, Dijanjikan Lulus Akpol, Seorang Warga Tertipu Rp 212 Juta

(Ilustrasi) Pelantikan Akpol (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Seorang warga Pekanbaru Provinsi Riau dilaporkan ke polisi karena diduga menipu dengan cara menjanjikan seseorang untuk bias lulus dalam seleksi Akademi Kepolisian (Akpol). Laporan itu disampaikan ke Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, pada Kamis (6/7) lalu.

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata Sik kepada mengatakan korban seorang wanita inisial FT (24) mengaku telah dirugikan Rp 212 juta oleh pelaku seorang pria paruh baya inisial HD (50).

“Pelaku berjanji bisa meluluskan adik korban (Ww) yang ikut seleksi polisi wanita di Akpol,” ujar Edy kepada merdeka.com, Jumat (7/7).

Dijelaskan Edy, penipuan dilakukan pelaku pada sekitar sebulan lalu Senin (3/6) di Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai Pesisir. HD menjanjikan kepada FT, bisa meluluskan adiknya WW dengan syarat membayar sejumlah uang.

“Lalu Korban mengirimnya. Korban dan pelaku baru saling kenal namun korban termakan rayuan. Akhirnya, uang dikirim beberapa kali baik secara kontan maupun transfer,” ucap Edy.

Uang itu disebutkan pelaku untuk sebagai pelicin agar adik korban bernama WW masuk Taruni Akpol di Semarang.

“Tetapi hingga kini ternyata adik korban tidak lulus dan telah gugur di kesehatan Tingkat daerah Polda Riau,” kata Edy.

Hingga akhirnya pada 17 Juni 2017 lalu, diumumkan hanya ada sebanyak 11 orang yang dinyatakan lulus terpilih sebagai calon taruna Akpol dari seleksi panitia tingkat daerah di Riau. 11 siswa terpilih ini karena hanya itu kuota yang diberikan ke Riau.

Sebenarnya ada sebanyak 27 siswa berhasil lolos, namun karena kuota 11 orang saja terdiri dari 10 pria dan satu wanita dipilih. 11 orang itu hasil ranking dari 300 siswa yang mendaftar dari Riau. orang itu hasil ranking dari 300 siswa yang mendaftar dari Riau. [rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge