0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Penipuan Berkedok Investasi Laporkan Ustaz YM ke Polisi

Pengacara korban Wiyoto, Rachmad (kiri) dan pendamping korban ustadz YM, Darso Arie Bakuama (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Wiyoto, seorang warga Solo melaporkan kasus penipuan dengan kedok investasi ke Polresta Solo, Jumat (7/7) siang. Ia melaporkan salah seorang Ustaz ternama berinisial YM.

“Klien saya ditipu hingga mengalami kerugian mencapai 10 juta,” terang pengacara Wiyoto, Rachmat K Siregar kepada para pewarta, Jumat (7/7).

Rachmat meyakini masih ada korban lain di Kota Bengawan yang belum melaporkan kejadian tersebut. Padahal, nilainya lebih dari puluhan juta atau bahkan ratusan juta rupiah.

Kasus ini bermula saat kliennya mengikuti ceramah agama yang dilakukan YM pada tahun 2012 silam. Waktu itu, dalam materi yang disampaikan Ustaz YM mengajak para pengikutnya untuk melakukan sedekah berupa investasi. Rencananya, uang investasi bernama “Patungan Usaha” ini akan digunakan untuk pembangunan “Condotel” dan pembangunan Hotel “Siti”. Namun dalam perjalanannya, pihak investor tidak menerima hasil pertanggung jawaban yang biasanya dibuat tiap bulan atau tiap tahun.

“Kami sudah berusaha meminta pertanggung jawaban. Tapi hasilnya mengecewakan,” kata Rachmat.

Pihaknya telah melaporkan yang bersangkutan ke Satreskrim Polresta Solo terkait tindak penipuan dengan nomor laporan STBP/ 250/ VI/ 2017/ Reskrim.

Di tempat yang sama, pendamping korban investasi yang dikelola Ustaz YM, Darso Arie Bakuama mengaku, tak hanya di Kota Solo saja korban YM melainkan banyak tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

“Banyak sekali Mas korbannya. Mereka awalnya juga diajak investasi, tapi tak ada laporan hasil pertanggungjawaban atau apa. Intinya mereka membuka rekening baru, lalu uangnya dimanfaatkan buat apa juga gak jelas,” tandas Darso.

Terpisah, Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dengan terlapor Ustaz YM.

“Sedang didalami, sudah kami terima,” kata Kasatreskrim singkat.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge