0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Beratribut, Pasoepati Suguhkan Koreografi

Pasoepati menyuguhkan aksi koreografi saat Persis menjamu PSIS, Kamis (6/7). (foto: Aryo Atmaja)

Solo – Pemandangan menarik terlihat dalam laga Liga 2 grup 4 antara tuan rumah Persis Solo menjamu PSIS Semarang, di Stadion Manahan, Kamis (6/7) sore. Adalah aksi koreografi dari suporternya tuan rumah, Pasoepati usai rehat babak pertama.

Meski dalam laga ini Pasoepati tidak diperbolehkan beratribut, suguhan berupa koreografi terlihat dari dua tribun. Yakni di tribun timur (B7) dan tribun utara. Di tribun B7 tampak jelas mozaik bertuliskan ‘#1’, yang mungkin saja berarti nomor satu.

Benar saja, di akhir laga Persis keluar sebagai pemenangnya lewat gol semata wayang Dedi Cahyono. Hasil ini membuat Persis kian kokoh di puncak klasemen sementara grup 4 dengan nilai 16 dari enam pertandingan yang sudah dijalani.

“Seperti yang saya sampaikan kemarin bahwa meskipun mendapat sanksi berupa larangan beratribut, kami tetap ingin berkreasi. Setidaknya aksi kami bisa bikin pemain tambah termotivasi,” terang wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan saat dihubungi wartawan, Kamis (6/7).

Pasoepati sendiri tengah menjalani masa hukuman berupa larangan beratribut selama tiga pertandingan. Laga kontra PSIS Semarang menjadi yang pertama, Pasoepati akan kembali tanpa atribut saat melawan PSIR Rembang dan PPSM Magelang di laga berikutnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge