0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tekan Laju Inflasi, TPID Solo Koordinasi Dengan TPI Nasional

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bandoe Widiarto (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Tingginya laju inflasi selama periode Ramadan dan Lebaran menjadi perhatian serius bagi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kota Solo. Untuk menyikapi hal itu, TPID kota Solo segera melakukan koordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Nasional.

“Tingginya laju inflasi pada Juni lalu karena momen Ramadan dan Lebaran bersamaan dalam satu bulan. Sehingga wajar jika angkanya cukup tinggi,” ujar Wakil Ketua TPID Kota Solo, Bandoe Widiarto kepada wartawan, Kamis (6/7).

Dirinya menyebut, lonjakan laju inflasi pada Juni tersebut terjadi tidak hanya didorong dari komoditas pangan atau volatile food, tapi juga ada komponen dari administered price seperti tarif listrik dan tarif angkutan udara. Sehingga untuk menyikapi itu kedepan akan coba dilakukan koordinasi dengan TPI Nasional.

“Karena kalau hanya TPID tentu kesulitan untuk menekan. Mengingat untuk tarif istrik dan tarif angkutan udara merupakan kebijakan dari pusat. Sehingga untuk menyikapi itu kedepan akan kita lakukan koordinasi dengan TPI Nasional,” jelasnya.

Sebagai informasi, laju inflasi kota Solo pada Juni 2017 melonjak di angka 0,87 persen dari sebelumnya 0,33 persen. Komoditas utama penyumbang laju inflasi itu antara lain bawang putih yang memberikan andil 0,25 persen, tarif listrik 0,22 persen, tarif angkutan udara 0,17 persen dan daging ayam ras 0,11 persen.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge