0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Penukaran Uang Pecahan Kecil Melampaui Target

Pecahan uang baru ditunjukan oleh salah seorang warga (foto: Setyo Pujis)

Solo—Permintaan uang pecahan kecil (UPK) yang dilayani oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo pada periode Juni lalu membengkak dari target yang ditetapkan. Lonjakan permintaan itu selain dipengaruhi oleh tingginya minat masyarakat, juga karena adanya penarikan uang dari sejumlah perbankan untuk menjaga likuiditas saat masa libur Lebaran.

“Sebelumnya kita hanya menyediakan alokasi dana untuk UPK sekitar Rp 4 Triliun. Tapi ternyata realisasinya justru mencapai angka Rp 4,6 Triliun,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bandoe Widiarto kepada wartawan, Kamis (6/7).

Tingginya permintaan uang pecahan kecil tahun emisi 2016 tersebut, menurutnya karena menjelang libur lebaran banyak perbankan yang melakukan penarikan uang. Alasannya untuk mengisi kebutuhan uang di sejumlah mesin ATM.

“Karena libur Lebaran kemarin waktunya cukup panjang. Sehingga banyak perbankan yang membutuhkan uang untuk menjaga pasokan di ATM,” jelasnya.

Selain itu, Bandoe menyebut tingginya permintaan UPK itu juga dipengaruhi karena mudahnya akses layanan penukaran uang yang dilakukan masyarakat. Mengingat BI Solo sendiri telah menggandeng sekitar 86 perbankan dan membuat layanan penukaran bersama di dua tempat saat jelang Lebaran.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge