0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasutri Ini Kompak Lakukan Aksi Tipu-Tipu Investasi Bodong

Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo menunjukkan pasangan suami istri yang melakukan aksi tipu-tipu dengan modus investasi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Sepasang suami istri yang melakukan tindak penipuan dengan cara investasi dibekuk jajaran Satreskrim Polresta Solo. Dari aksi tipu-tipu yang dilakukan, keduanya telah berhasil meraih untung hingga miliaran rupiah.

“Keduanya merupakan pasangan suami istri. Mereka kompak melakukan aksi penipuan berkedok investasi,” terang Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo, Kamis (6/7) siang.

Penangkapan dua tersangka, yakni Dina Yunita (40) dan Djody Wisnubroto (45) warga Jl Arifin No 10 RT06/ RW03 Kepatihan Kulon, Kecamatan Jebres, Kota Solo ini berawal dari laporan korban bernama BS (54) warga Mojosongo, Jebres, Solo, dan ERW (54) warga Purwaprajran, Jebres, Solo awal bulan kemarin. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, kedua tersangka menggunakan modus investasi dengan iming-iming pembagian keuntungan sebesar lima persen dari uang yang ditanamkan.

“Jadi, pelaku ini mengumpulkan investor yang ingin menginvestasikan uangnya dengan iming-iming keuntungan lima persen,” jelas Kapolresta.

Untuk meyakinkan para korbannya, tersangka juga memberikan surat kesepakatan kepada mereka. Surat tersebut berisi perjanjian dengan keuntungan yang akan dibagi. Namun, seiring berjalannya waktu janji yang diberikan tersangka hanyalah bohong belaka. Sedangkan, uang yang telah disetorkan tidak kunjung dikembalikan.

“Kami menduga, masih ada korban lain yang enggan untuk melapor pada kami,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi mengatakan, aksi tipu-tipu yang dilakukan pasangan tersebut sudah dimulai sejak 2014 silam. Keduanya mendirikan CV bernama CV Kebun Emas Indonesia yang beralamat di Jl Arifin No 10 Ruko Widuran, Solo.

“Dalam menjaring calon korban, tersangka juga melakukan presentasi dihadapan orang banyak. Saat mereka menyetor, uang mereka tidak kembali,” jelas Kasat.

Akibat perbuatannya, tersangka kedua tersangka dijerat dengan Pasal 378 tentang Penipuan dan Pasal 378 tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman empat tahun.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge