0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Tipu-Tipu Mendominasi, Ini Modusnya

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Penipuan dengan modus tipu gelap melalui jejaring sosial marak terjadi sejak 2017 awal lalu. Meski jumlah kerugiannya tidak banyak, namun jumlah korban yang tidak melaporkan kejadian tersebut diprediksi mencapai ratusan lebih dalam setengah tahun terakhir.

“Kebanyakan korbannya tidak lapor saat menjadi korban penipuan melalui jual beli online,” terang Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Kamis (6/7) siang.

Dalam setengah tahun terakhir, kata Kasat, terdapat 55 kasus tipu gelap. Ada diantaranya yang menggunakan modus jejaring sosial tapi ada juga yang menggunakan modus konvensional. Disusul dengan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) mencapai 52 kasus. Serta pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) 22 kasus dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) mencapai enam kasus.

“Kejahatan paling tinggi tipu gelap atau penipuan dengan berbagai modus khususnya melalui sosial media,” kata Kasat.

Pihaknya mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat akan melakukan transfer tunai melalui rekening bank untuk membeli suatu barang. Hendaknya, masyarakat yakin bahwa situs atau website jual beli tersebut benar-benar terpercaya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge