0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terdakwa Menyangkal Aniaya Korban

Para saksi diambil sumpahnya di hadapan majelis hakim (Foto: Raymond)

Karanganyar – Terdakwa kasus Diksar maut mahasiswa pecinta alam (Mapala) UII Yogyakarta, M Wahyudi alias Yudi menyangkal telah menganiaya Syaits Asyam sampai meninggal dunia. Hal itu disampaikannya di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, Rabu (5/7).

“Yang tadi dikatakan (Asyam) dipukul berulang-ulang itu enggak ada. Juga tidak ada (menyuruh) mengangkat air. Saya juga tidak menginjak kaki. Memang benar memukul, tapi tidak memakai rotan. Hanya (pakai) ranting pohon,” ujar Yudi kepada Ketua Majelis Hakim, Mujiyono yang memintanya menanggapi kesaksian ibunda Syaits Asyam, Sri Handayani.

Dalam kesaksiannya, Sri menceritakan kondisi putranya itu jelang sakaratul maut. Sri juga menulis perkataan Asyam terkait penyebab dirinya menderita luka parah. Sebuah nama disebut Asyam, yakni seniornya di Mapala bernama Yudi, yang menganiaya dirinya secara brutal.

Dalam sidang tersebut ditunjukkan barang-barang Syaits Asyam. Majelis hakim meminta saksi dan terdakwa mengenali barang-barang itu.

“Iya. Itu sepatu kesayangan anak saya. Saya hafal betul,” ujar Sri.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge