0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Perlintasan Kereta Pasar Nongko Batal Dilebarkan

Solo – Rencana Pemerintah Kota Solo melebarkan pintu perlintasan kereta api sebidang jalan di kawasan Pasar Nongko urung dilaksanakan. Batalnya rencana tersebut menyusul terbitnya rekomendasi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang telah melakukan observasi di lokasi perlintasan.

“Ternyata pelebaran perlintasan sebidang tidak direkomendasikan,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Solo, Nur Basuki, Rabu (5/7).

Kondisi perlintasan kereta api Pasar Nongko saat ini dinilai sudah ideal. PT KAI menganjurkan perlintasan sebidang jalan didesain menyempit.

Dengan adanya penyempitan jalan, kendaraan yang hendak melintas akan melambat secara alami. Hal ini dinilai lebih aman. Apalagi, lokasi perlintasan kereta Pasar Nongko berdekatan dengan persimpangan.

“Dulu rencananya digeser satu meter dari posisi sekarang agar Jalan RM Said mau dilebarkan 2-3 meter,” kata dia.

Seperti diketahui, rencana pelebaran perlintasan sebidang tersebut diwacanakan Pemkot Solo awal Mei lalu. Usulan tersebut disampaikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo terkait rencana pembangunan Fly Over Manahan.

Pelebaran Jalan RM Said direkomendasikan Dishub lantaran nantinya jalur tersebut akan mendapat limpahan beban lalu lintas selama pembangunan Fly Over.

“Sebelum pembangunan, kami minta jalur-jalur alternatif dilebarkan terlebih dahulu,” kata Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge