0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pendaki Merapi Dihimbau Menyisir Sampah Saat Turun Gunung

Pendaki dari Gunung Merapi membawa turun sampah demi menjaga lingkungan (foto: Nanin)

Boyolali – Libur lebaran bertepatan dengan libur sekolah, jumlah pendaki ke Gunung Merapi mengalami peningkatan. Setiap hari setidaknya ada 200 pendaki yang melakukan pendakian.

“Kamis kemarin malah sampai 500-an orang,” kata seorang petugas pendataan pendaki di Base Camp Barameru, Badri, Rabu (5/7).

Sementara itu, pendaki yang turun dari gunung, terlihat membawa kantong plastik yang ternyata berisi sampah. Bahkan ada yang mengantungkan botol-botol air mineral di pinggang mereka. Mereka turun sambil membawa sampah yang ditemui di sepanjang perjalanan, selain sampah mereka sendiri.

“Setiap yang mendaftar kita himbau untuk membawa turun sampah bungkus makanan atau botol mineral,” tambah Badri.

Hal ini dilakukan agar lingkungan Gunung Merapi terbebas dari sampah-sampah pendaki. Diakui, sebelum himbauan membawa sampah turun, di gunung banyak menumpuk sampah dari pendaki. Badri dan relawan Merapi terpaksa menyisir untuk membersihkan sampah.

“Tadi kita kumpulkan dalam perjalanan turun, selain ini sampah kita sendiri,” ujar Ubay, rombongan pendaki dari Bogor.

Aktivitas pendakian di gunung merapi mulai ramai pada H+2 lebaran. para pendaki berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti misalnya dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo dan Nabire Papua.

“Dari mancanegara juga cukup banyak,” jelas Badri.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge