0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Sulit Deteksi Dini Kasus Kejahatan Moral

Kapolres Wonogiri, AKBP Muhammad Tora (foto: Tarmuji)

Wonogiri – Angka kasus kekerasan perempuan dan anak di Wonogiri berpotensi meningkat. Jajaran kepolisian pun mengaku kesulitan mendeteksi terjadinya kejahatan moral tersebut. Hal itu karena kebanyakan pelakunya berasal dari lingkungan keluarga korban.

“Kasus kekerasan seksual terhadap anak dilakukan oleh orang tua korban dan orang-orang terdekat. Sehingga semua pihak harus bekerja sama dari pemerintah hingga Ketua RT/RW, guru, orang tua, dan pihak lain,” kata Kapolres Wonogiri, AKBP Muhammad Tora, Rabu (5/7).

Dengan adanya Satgas Sayang Anak di Wonogiri yang dibentuk pada Oktober 2016 lalu, diharapkan bisa menekan angka kekerasan terhadap anak, khususnya kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Satgas sayang anak ini berawal dari analisa data korban, pelaku, dan kejadian. Setelah dianalisa ternyata pelaku dan korban berada di satu lingkungan,” kata dia.

Ditambahkan, khusus kasus kekerasan seksual terhadap anak yang ditangani Polres Wonogiri pada 2016 terdapat 26 kasus. Namun pada Januari-Juni 2017, kasus kekerasan seksual terhadap anak mencapai 21 kasus. Bahkan, kemungkinan besar kasus-kasus moral di tahun ini berpotensi cukup besar mengalami peningkatan.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge