0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disdik Minta Sekolah Tidak Jual Seragam

Kepala Disdik Kota Surakarta, Etty Retnowati (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta meminta pihak sekolah agar tidak berjualan seragam untuk siswea. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 45 tahun 2014 tentang Seragam Sekolah.

“Pembelian seragam sekolah agar dilakukan sendiri oleh orang tua atau wali peserta didik, baik seragam yang sifatnya umum maupun seragam identitas sekolah,” ujar Kepala Disdik Kota Surakarta, Etty Retnowati kepada wartawan, di Kantor Disdik Kota Surakarta, Rabu (5/7).

Etty mengatakan, sesuai dengan Permendikbud No. 45 Tahun 2017 Bab IV Pasal 4 ayat 1,  pengadaan pakaian seragam sekolah diusahakan sendiri oleh orangtua atau wali peserta didik serta untuk ayat 2 yaitu pengadaan pakaian seragam sekolah tidak boleh dikaitkan dengan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru atau kenaikan kelas.

Dijelaskan, tahun-tahun sebelumnya, Walikota memang masih mengijinkan pihak sekolah melakukan pengadaan seragam khusus untuk seragam yang ada kaitannya dengan identitas sekolah seperti batik atau baju olahraga. Namun untuk tahun ini, Walikota melarang sekolah melakukan pengadaan seragam apapun.

“Sekali lagi hal itu mengacu pada Permendikbud No. 45 tahun 2014,” ungkapnya.

Terbitnya Permendikbud tersebut, menurut Etty, bisa menghilangkan persepsi bahwa sekolah memonopoli penjualan seragam. Sehingga dengan demikian bisa menghilangkan kecurigaan-kecurigaan yang mungkin ada.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge