0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Operasi Ramadniya di Solo Sukses, Ini Buktinya

Kabag Ops Polresta Solo, Kompol Arief Joko (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Secara menyeluruh, hasil Operasi Ramadniya yang digelar selama 2 pekan berlangsung lancar. Tingkat kecelakaan hingga korban laka juga berhasil ditekan di Kota Bengawan.

Data yang dimiliki Polresta Solo menunjukkan, korban meninggal selama Operasi Ramadniya digelar hampir tidak ada. Dibandingkan tahun sebelumnya atau 2016, terdapat tiga korban meninggal dunia selama Operasi Ramadniya berlangsung.

“Tahun ini tidak ada korban laka lantas di jalan raya, luka berat dua kasus dan luka ringan 12 kasus. Sedangkan tahun sebelumnya, meninggal di TKP mencapai tiga orang, luka berat nihil dan luka ringan sampai 33 kasus,” terang Kabag Ops Polresta Solo, Kompol Arief Joko saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/7) siang.

Tak hanya kecelakaan saja yang menjadi tolak ukur keberhasilan Operasi Ramadniya digelar, tolak ukur lainnya adalah gangguan Kamtibmas yang ada di Kota Bengawan. Tercatat, selama Operasi Ramadniya digelar terjadi curat satu kasus, curanmor dua kasus dan narkoba satu kasus dengan total mencapai empat kasus. Sedangkan, ditahun sebelumnya tercatan curat dua kasus, pencurian (copet, jambret) satu kasus, curanmor dua kasus, penganiayaan ringan dua kasus, kebakaran satu kasus, tipu gelap dua kasus dengan total mencapai 10  kasus.

“Intinya, ditahun ini lebih baik dibandingakan tahun sebelumnya,” tegas Kabag Ops.

Sementara itu, Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo mengatakan, pihaknya berterima kasih dengan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kelancaran Operasi Ramadniya 2017. Tanpa bantuan pihak yang terlibat, maka tidak akan mungkin diraih hasil yang maksimal.

“Tentunya, kami sangat berterima kasih dengan pihak-pihak yang telah ikut melancarkan kegiatan mudik lebaran tahun 2017 ini,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge