0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pagi-Pagi, Mbah Kromo Gantung Diri di Pohon Mahoni

(Ilustrasi) Korban gantung diri tengah dievakuasi (dok.timlo.net/red)
Wonogiri — Kromo Sentono (85) warga Dusun Jagir RT2/RW1 Desa Waleng, Kecamatan Girimarto, Wonogiri ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di sebuah pohon mahoni, Rabu (5/7) pukul 05.30 WIB. Sebelumnya, kakek renta ini diketahui tengah mengalami sakit.
“Benar, dari keterangan keluarga korban, selama ini Mbah Kromo mengidap sakit menahun yang tak kunjung sembuh,” beber Camat Girimarto, Suparmo.
Disebutkan,kali pertama peristiwa tersebut diketahui oleh anak kandung korban sendiri yakni Sugiyanto(45).Jasad Mbah Kromo ditemukan sudah dalam kondisi kaku menjadi mayat, tergantung dengan seutas tali plastik warna biru di pohon mahoni yang terletak di dalam pekarangan, tepatnya belakang rumah.
Dari informasi, sekitar pukul 05.30 WIB, Sugiyanto mendapat kabar jika ayahnya pergi meninggalkan rumah. Padahal saat itu ia dalam kondisi sakit. Kemudian, kata Camat Girimarto, anak- anak korban berusaha mencarinya. Alangkah terkejutnya, ketika sampai di belakang rumah, sosok yang takasing bagi mereka sudah tergantung dengan lidah menjulur. Kontan saja, perisitiwa itu pun membuat gempar warga sekitar. Selanjutnya, peristiwa itu dilaporkan ke perangkat desa dan kepolisian setempat.
“Hasil pemeriksaan dari tim medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiyaan dan  korban dinyatakan meninggal dunia murni gantung diri. Selanjutnya korban diserahkan keluarga atas permintaan keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge