0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Mau Pakai Argo, Dua Taksi Kena Sanksi

Ilustrasi taksi (dok.timlo.net/gg)

Solo — Dua perusahaan taksi terpaksa harus menghadap Dinas Perhubungan Kota Solo, lantaran kedapatan menolak menggunakan argometer dalam angkutan arus mudik dan balik Lebaran 2017. Hal ini dilakukan sebagai salah satu tindakan evaluasi dari penyelenggaraan pelayanan arus mudik dan balik.

“Ada oknum pengemudi taksi yang kedapatan tidak mau menggunakan argo, dari dua perusahaan taksi, dan sudah kita panggil,” terang Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Surakarta, Taufik Muhammad, Rabu (5/7).

Diterangkan, dua perusahaan tersebut telah mengakui kelalaian mereka dalam mengawasi supirnya. Keduanya juga telah memberikan sanksi kepada sopir, yakni dengan menonaktifkan sementara supir, sebagai pelajaran.

“Kedua supir juga sudah diberikan tindakan oleh perusahaan, yakni tidak boleh beroperasi sementara.” imbuh Taufik.

Taufik menambahkan bahwa perusahaan taksi tersebut juga telah meminta maaf kepada penumpang, yang menjadi korban oknum supir nakal.

“Pihak perusahaan juga telah klarifikasi dan meminta maaf, dan persoalan ini kita jadikan salah satu catatan evaluasi.” pungkasnyaa.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Hari Prihatno mengaku, secara umum penyelenggaraan arus mudik dan balik di Kota Solo relatif lancar. Bahkan dirinya mencatat adanya penurunan arus yang cukup signifikan pada hari H1 dan H2 Lebaran.

“Penyelenggaraan baik dan lancar, bahkan ada penurunan di ruas jalan di Kota Solo. Ini kita jadikan bahan evaluasi,” kata Hari.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge